Hubungi Kami | Tentang Kami | Disclaimer

Kamis, 21 Juni 2012

Prediksi Yunani vs Jerman (1-2), Perang Ekonomi

CEKAU.COM-Perang politik akan hangat dalam pertanrungan laga Jerman dan Yunani di perempatfinal Piala Eropa 2012 di stadion PGE Arena, Sabtu (23/6) dinihari WIB nanti. Pasukan Negeri Para Dewa akan berjuang mati-matian memukul Jerman sebagai pelampiasan dan pelipur lara atas krisis ekonomi diderita negaranya. Namun ini akan gagal, mesti kalah tipis.


Alasan krisis ekonomi ini diakui sejumlah warga Yunani terkait kebijakan ekonomi Jerman yang tidak mau membantu krisis keuangan Yunani. Bahkan, Yunani menganggap Jerman terlalu egois sehingga memperparah krisis di zona Eropa tersebut.

Tapi, pelatih Jerman, Joachim Loew menolak terlibat di perdebatan politik. “Kami (tim) punya hubungan dekat (dengan kanselir Angela Merkel). Tapi dia tidak mengatakan apapun tentang susunan pemain. Kami tidak ingin mencampuri urusan politik,” tegas Low dilansir AP.

“Kami hanya serius dalam pertandingan. Serahkan urusan politik kepada yang lainnya. Pemain Jerman lebih fokus ‘menguliti’ permainan Yunani daripada berdebat politik," sebut Holger Badstuber.

'Serangan' Keyakinan Pemain

Kiper Jerman, Manuel Neuer, menyatakan, Der Panzer mewaspadai bola mati, serangan balik, dan semangat pantang menyerah Yunani.  "Aku telah menyaksikan pertandingan mereka. Aku terkesan dengan spirit bertanding mereka. Mereka sangat agresif dalam eksekusi bola-bola mati. Kami harus hati-hati," aku kiper Bayern Muenchen kepada Welt Online.

Bek Jerman, Mats Hummels hanya berharap timnya menang. "Kami hanya ingin cepat-cepat mengatasi perlawanan mereka," ujarnya pada Soccerway. "Jika bisa melewati hadangan Yunani, maka Jerman akan berhadapan dengan Italia atau Inggris," tambahnya.

Tim Negeri Mitologi, Yunani diprediksi akan lolos ke babak perempat final sebagai runner-up Grup A. Ini terbukti setelah mengalahkan Rusia 1-0 pada pertandingan terakhir babak penyisihan.

Yunani dengan keyakinan menyatakan kesiapan dirinya menghadapi Jerman. Para penggawa Ethniki siap berlaga demi satu tiket ke babak semifinal. Kostas Katsouranis menyebut jika Yunani tak gentar. Midfielder yang bermain di Panathinaikos itu menyatakan Yunani siap memberi perlawanan walau tidak diunggulakan.

"Mereka (Jerman, red) akan menjalani pertandingan yang sulit," ancam Katsouranis seperti dikutip AFP.

Dimitris Salpingidis juga mengutarakan hal sama. Penyerang asal klub PAOK ini menegaskan para pemain Yunani siap bertarung melawan Jerman. "Di 2004, kami membuktikan kami bisa melakukannya. Apa yang akan kami lakukan adalah berjuang dan mencoba untuk lolos ke babak berikutnya," urainya.

Sekadar mengingatkan, delapan tahun silam Giorgos Karagounis menjadi bagian dari sejarah mengejutkan di dunia sepak bola Eropa. Mereka sukses menggenggam trofi juara Euro 2004, dengan mengalahkan tuan rumah Portugal, melalui gol tunggal Angelos Charisteas di menit ke-57. Wah?

Malah, catatan ini diikuti juga dengan statistik lain, yakni sang juara hanya berbekal tujuh gol dalam perjalanan ke partai final. Artinya, Thodoros Zagorakis dkk hanya butuh delapan gol untuk menjadi Raja Eropa.

Namun, sejarah lebih memihak Der Panzer. Dalam delapan pertemuan Jerman lawan Yunani sejak 1960, Pasukan ‘Baju Besi’ memenangi lima pertandingan dan tiga lainnya berakhir seri. Pertemuan terakhir kedua negara ini pada 28 Maret 2001. Kala itu, The Pirates Ship --julukan Yunani-- kalah 2-4 di Athena pada babak kualifikasi Piala Dunia 2002.

Angka minimalis tersebut juga sebanding dengan apa yang ada di bagian belakang. Kala itu, barisan pertahanan Yunani yang digalang Traianos Dellas, Giourkas Seitaridis, Michalis Kapsis dan Takis Fyssas, mampu meminimalisir bola yang masuk ke gawang Antonios Nikopolidis. Total, hanya empat gol, dan semua itu hanya terjadi di fase grup. Begitu masuk ke babak knock out sampai juara, gawang Antonios Nikopolidis berstatus perawan.

Beruntung, jika dulu ada Trainanos Dellas, kini Yunani punya pujaan baru Kyriakos Papadopoulos. Bedanya, sifat anak muda yang masih emosional, karena baru berusia 20 tahun, membuatnya sedikit lebih agresif ketimbang sang senior. *


0 komentar:

Poskan Komentar

Prev Post Next Post Home